Tempat Wisata Solo

Monumen Tanah Kritis, Karanganyar

Senin, 13 Jun 2016

Monumen Tanah Kritis terletak di Desa Sukosari, Jumantono. Monumen ini dibangun untuk mengenang keadaan tanah di Jumantono yang pernah menjadi lahan kritis. Itu terjadi jauh sebelum konservasi tanah dan air berhasil mengembalikan kesuburan tanah daerah gersang tersebut.

Berkat gerakan konservasi tanah dan air, Jumantono menjadi tempat berlahan cukup subur sehingga bisa ditanami palawija dan buah-buahan. Bahkan, saat ini, mata pencaharian terbesar adalah petani. Hal ini bisa dibuktikan dengan pemandangan alam yang kebanyakan berupa persawahan dan perkebunan.

Luas Monumen Tanah Kritis adalah 9.125 meter persegi. Diharapkan, pengunjung monumen dapat ingat kembali pentingnya pelestarian sumber daya alam. Manusia harus melakukan langkah nyata untuk memelihara dan melestarikan alam tempat dia bernaung.

Tontonan utama Monumen Tanah Kritis ini adalah sebidang tanah kritis yang telah diawetkan. Tanah tersebut seakan-akan mengingatkan kepada pengunjung bagaimana rasanya hidup di tempat gersang.

Di sekitar monumen, terdapat beberapa spot yang cocok digunakan untuk melepas penat. Ada tanah rumput yang cocok untuk piknik, teras bangku untuk duduk-duduk, dan kolam pemancingan sebagai tempat dilakukannya aktivitas memancing. Jalan setapak, dam pengendali, dan rumah joglo juga membantu memperindah tempat wisata ini.

Monumen Tanah Kritis terletak masih satu kecamatan dengan Kebun Buah Jumantono. Anda bisa mengunjunginya dalam satu kesempatan. Jasa sewa mobil Solo, IxoTransport, siap mengantar Anda menuju kedua tempat tersebut.