Tempat Wisata Solo

Monumen Pers Nasional, Surakarta

Monumen dan museum khusus pers nasional Indonesia berikut ini didirikan pada tanggal 9 Februari 1978. Realisasi pendirian museum ini berlangsung sekitar 20 tahun sejak pertama kali dicetuskan tahun 1940-an. Presiden RI kedua, Soeharto, meresmikan museum ini di bawah Yayasan Pengelola Sarana Pers.
 
Pada tahun 1940-an, jurnalis-jurnalis Indonesia termasuk B.M. Diah, Soemanang, dan Soedarjo Tjokrosisworo berinisiatif mengadakan kongres di Surakarta. Gedung yang mereka gunakan untuk kongres pers adalah Gedung Sositet Sasono Suko, Mangkunegaran.
 
Kongres tersebut membuahkan hasil salah satunya adalah pendirian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tanggal 9 Februari 1941. Tanggal 9 Februari kini diperingati sebagai Hari Pe ...

Candi Gedong Songo, Ungaran

Candi Gedong Songo adalah peninggalan kebudayaan Hindu yang ditemukan oleh Sir Stamford Raffles. Gubernur yang menjabat pada masa pendudukan Inggris ini menemukan kompleks percandian tersebut pada tahun 1804. Saat Raffles menemukan kompleks ini, dia hanya berhasil menemukan tujuh buah candi sehingga menamainya dengan sebutan Gedong Pitoe.

Sementara itu, nama Gedong Songo secara harfiah artinya sembilan kelompok bangunan. Kata gedong berarti “bangunan” dan songo berarti “sembilan” dalam bahasa Jawa. Candi-candi yang berada di lereng Gunung Ungaran ini memang berjumlah sembilan yang tersebar di beberapa kompleks.

Kesembilan candi tersebar di lereng dengan ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut. Candi-candi tersebut s ...

Pusat Grosir Solo

Kota Solo, sebuah kota kecil di Provinsi Jawa Tengah, mungkin tidak terlalu dikenal sebagai kota pusat perbelanjaan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, Kota Solo mulai dijejali pusat perbelanjaan modern.

Kehadiran pusat perbelanjaan modern, mulai muncul awal tahun 2000, ini nyatanya tidak mengikis keberadaan pasar tradisional. Bahkan, di beberapa tempat, pengunjung masih bisa melakukan kegiatan tawar-menawar barang. Ini tentunya tidak seperti toko modern yang memiliki harga pasti.

Pusat Grosir Solo (PGS) adalah salah satu pusat perbelanjaan modern di Solo yang masih nguri-uri budaya tawar-menawar. Adapun komoditas utama yang ditawarkan PGS adalah produk batik jadi seperti kemeja, kebaya, kaos, rok, dll.

Destinasi tempat ...

Candi Sewu, Klaten

Candi Sewu merupakan salah satu candi yang masuk dalam kompleks wisata Candi Prambanan. Lokasi candi ini adalah di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Candi ini, bersama dengan candi-candi di kompleks Prambanan, menjadi indikator bahwa daerah tersebut dulunya adalah daerah urban.

Selain sebagai indikator kehidupan urban, Candi Sewu menjadi cerminan keharmonisan hidup antarumat beragama, khususnya Hindu dan Buddha. Letak Candi Sewu yang bercorak Buddha ini tergolong dekat dengan Candi Prambanan yang bercorak Hindu.

Candi Sewu merupakan perwujudan kepribadian seorang raja yang bijaksana. Rakai Panangkaran dan Rakai Pikatan, dua raja Mataram beragama Hindu, adalah perancang Candi S ...

Kawasan Perdagangan Coyudan, Surakarta

Kawasan Perdagangan Coyudan dikenal masyarakat Solo sebagai kawasan belanja yang cukup lengkap dengan harga kompetitif. Masyarakat luar Solo yang baru pertama kali mengunjungi kota ini mungkin bisa menjadikan destinasi Coyudan sebagai destinasi berikutnya setelah mengunjungi destinasi budaya dan kuliner.

Meskipun kini telah menjelma menjadi kawasan modern, tata kota dan bangunan kawasan Coyudan masih mencerminkan beberapa ciri bangunan Eropa masa penjajahan. Jalanan sempit dan bangunan kuno meliputi kawasan Jalan Yos Sudarso, Jalan Bedhoyo, Jalan Gatot Subroto, Jalan dr. Radjiman, dan Jalan Kalilarangan.

Setidaknya, ada tiga hal yang menarik dari kawasan Coyudan. Pertama, Pasar Singosaren yang terdiri dari pasar tradisional dan p ...

Monumen Tanah Kritis, Karanganyar

Monumen Tanah Kritis terletak di Desa Sukosari, Jumantono. Monumen ini dibangun untuk mengenang keadaan tanah di Jumantono yang pernah menjadi lahan kritis. Itu terjadi jauh sebelum konservasi tanah dan air berhasil mengembalikan kesuburan tanah daerah gersang tersebut.

Berkat gerakan konservasi tanah dan air, Jumantono menjadi tempat berlahan cukup subur sehingga bisa ditanami palawija dan buah-buahan. Bahkan, saat ini, mata pencaharian terbesar adalah petani. Hal ini bisa dibuktikan dengan pemandangan alam yang kebanyakan berupa persawahan dan perkebunan.

Luas Monumen Tanah Kritis adalah 9.125 meter persegi. Diharapkan, pengunjung monumen dapat ingat kembali pentingnya pelestarian sumber daya alam. Manusia harus melakukan langk ...

Waduk Delingan, Karanganyar

Waduk Delingan, sebuah danau buatan yang terletak di Jalan Karanganyar-Mojogedang, merupakan alternatif wisata murah berkualitas di Kabupaten Karanganyar. Spot wisata ini sangat cocok untuk dikunjungi pemburu keindahan matahari terbit.

Para pehobi fotografi disarankan datang pagi-pagi untuk menangkap refleksi matahari terbit yang dipantulkan secara sempurna oleh air Waduk Delingan. Jika beruntung, cuaca cerah akan membonusi pemandangan persawahan, hutan yang hijau, serta latar Gunung Lawu.

LokasI Waduk Delingan dekat dengan Wana Wisata Gunung Bromo. Jadi, meskipun terletak dekat dengan jalan raya, hawa sekitar waduk sangat sejuk menyegarkan. Hal ini menjadikan daerah waduk lokasi tepat untuk olahraga pagi yang ringan misalnya jog ...

Masjid Agung Surakarta

Masjid Agung Surakarta saat ini menjadi salah satu destinasi wisata kota Surakarta. Paku Buwono III membangun masjid ini pada tahun 1763. Lima tahun kemudian, masjid milik Keraton Kasunanan ini selesai dibangun yaitu pada tahun 1768.

Sebagai sebuah tempat ibadah, kedudukan Masjid Agung Surakarta di mata masyarakat dan pihak keraton dipandang lebih dari itu. Masjid ini adalah pusatnya syiar agama Islam untuk warga ndalem keraton dan warga Solo.

Masjid Agung juga dijadikan tempat menyelenggarakan ritual keagamaan kerajaan. Ritual keagamaan yang dipadu dengan kebudayaan Jawa menjadikan masjid ini berbeda dengan masjid-masjid lainnya di Kota Solo. Grebeg dan Sekaten yang diadakan setahun sekali menggunakan masjid ini sebagai salah sa ...

Candi Planggatan, Karanganyar

Peninggalan kebudayaan Hindu berikut ini berada di dekat situs wisata alam Telaga Madirdo. Candi Planggatan berada di Dusun Tambak, Desa Planggatan, Ngargoyoso, Karanganyar. Candi yang keadaannya sekarang lebih tepat disebut sebagai situs ini berada di dekat permukiman penduduk.

Situs Planggatan berukuran cukup sempit, hanya kurang lebih 50 meter persegi. Lokasi candi berada di sebuah bukit kecil yang puncaknya ditumbuhi banyak pohon besar. Saat ini, kondisi candi hanya berbentuk reruntuhan batu.

Candi Planggatan berada di ketinggian 910 meter di atas permukaan laut. Belum ada penelitian yang mengungkap bentuk candi ini semasa masih utuh. Terlihat belum ada usaha untuk melakukan penelitian atau pemugaran candi.

Dilihat dari b ...

Astana Girilayu, Karanganyar

Astana Girilayu, kompleks pemakaman tokoh-tokoh terkemuka pada masa kerajaan Islam, berlokasi di Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. KGPAA Mangkunegoro IV, KGPAA Mangkunegoro V, KGPAA Mangkunegoro VII, dan KGPAA Mangkunegoro VIII dimakamkan di sini. Mereka ditempatkan dalam mausoleum masing-masing.

Selain sebagai tempat peristirahatan terakhir raja Mangkunegaran, kompleks pemakaman ini juga merupakan tempat GRAy Siti Noeroel Kamaril Ngarasati Koesoemowardhani Soerjosoejarso (Gusti Noeroel), putri dalem KGPAA Mangkunegoro VII, dimakamkan.

Astana Girilayu dinamakan demikian karena bertempat di Desa Girilayu. Arti kata Girilayu dalam bahasa Jawa adalah “gunung tempat pemakaman”.

Kompleks ini dibangun pada tahun 1881. Astan ...

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >>