Tempat Wisata Solo

Museum Karst, Wonogiri

Kamis, 19 Nov 2015

Museum Karst Wonogiri terletak di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri. Museum ini adalah museum terbesar dan terunik di Asia Tenggara. Sebagai informasi, terdapat tiga buah museum karst di Indonesia.

Museum Karst Wonogiri dibangun pada tahun 2008 dan resmi menjadi objek pariwisata pada tahun 2010. Museum ini menyimpan informasi dan contoh batuan kapur. Istilah karst berarti wilayah yang terdiri dari batuan yang mudah larut, contohnya batu gamping.

Sebuah museum tentu tidak sekonyong-konyong dibangun. Setidaknya, ada tiga fungsi museum karst, yakni fungsi pendidikan, fungsi rekreasi, dan fungsi lindung.

Saat diresmikan oleh Presiden RI kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono, museum ini terdiri dari bangunan tiga lantai dan terus-menerus dibangun. Kabarnya, untuk mendirikan museum ini, Pemerintah Indonesia mengeluarkan dana sekitar 21 milyar Rupiah.

Sebagai fungsi pendidikan, seluruh batuan yang dipamerkan di museum diberi keterangan lengkap. Media pembelajaran berupa video yang dapat diputar di layar monitor juga disediakan pihak pengelola museum.

Di lantai pertama museum, berbagai macam batuan dipajang. Sementara itu, di lantai dua, terdapat batuan, replika gua, dan penggambaran kehidupan manusia purba.

Tujuh gua mengelilingi Museum Karst Wonogiri ini. Gua-gua tersebut adalah Gua Tembus, Gua Mrica, Gua Sodong, Gua Gilap, Luweng Sapen, Gua Sonya Ruri, dan Gua Potro Bunder. Masing-masing gua memiliki fungsi dan filosofi tersendiri.

Sebagai fasilitas pendukung, dibangun beberapa sarana ibadah di atas bukit, yaitu masjid dan pura. Beberapa kios makanan dibuka di sekitar lingkungan museum karst. Jalan-jalan juga sudah diperbaiki sedemikian rupa sehingga nyaman untuk dilalui.

Jika Anda memerlukan moda transportasi untuk menuju Museum Karst Wonogiri, kami penyedia jasa rental mobil Solo ixoTransport bisa mengantarkan Anda ke tempat tujuan. Hubungi kami melalui kontak yang tertera di situs ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.